Minggu, 05 Oktober 2014

PEMERIKSAAN AKUNTANSI 1 (TUGAS KE-2)



Menurut (Agoes, 2004), Auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.
Laporan Keuangan yang harus diperiksa terdiri dari :
  • Neraca
  • Laporan L/R
  • Perubahan Modal
  • Arus Kas
  • Catatan atas laporan keuangan
Catatan-catatan pembukuan : 
  • Buku besar
  • Buku pembantu
  • Buku harian
Bukti-bukti pendukung :
  • Bukti catatan kas
  • Voucher
  • Faktur penjualan
Dokumen lain yang diperiksa :
  • Notulen rapat direksi dan pemegang saham
  • Perjanjian kredit 

Pemeriksaan dilakukan oleh pihak yang independen yaitu akuntan publik. Independen berarti tidak mempunyai kepentingan tertentu di perusahaan tersebut atau mempunyai hubungan khusus. Akuntan publik harus independen karena merupakan orang kepercayaan masyarakat, harus bekerja secara objektif tidak memihak dan melaporkan apa adanya.
KAP (Kantor Akuntan Publik) yang termasuk dalam big 4 antara lain :
a.       E & Y
b.      Delloit
c.       PWC
d.      KPMG

Tujuan dari KAP tersebut adalah :
-          Mengaudit
-          Jasa pajak
-          Jasa konsultasi manajemen
-          Jasa akuntan dan banking

-       Lembaga yang menaungi publik adalah IAPI (Insitute Akuntansi Publik Indonesia)
-       Lembaga yang membuat aturan-aturan audit adalah DSPAP (Dewan Standar Profesional Akuntan Publik)
-       Lembaga yang sebagai standar internasional adalah GAAS (General Accepted Audited Standar)
-       Lembaga yang membuat kode etik publik adalah IAI (Ikatan Akuntan Indonesia)

Kode etik IAI ada 4, terdiri dari :
a.       Prinsip Etika
b.      Aturan Etika
c.       Interprestasi aturan etika
d.      Tanya jawab

Prinsip etika terdiri dari :
o   Integritas : Harus adil dan berterusterang dalam menjalankan praktiknya
o   Objektifitas : Tidak berpihak disatu sisi
o   Kompetensi profesional dan kecermatan
o   Kerahasiaan
o   Perilaku profesional

Asersi merupakan pernyataan manajemen yang terkandung di dalam komponen laporan keuangan. Asersi dibagi menjadi dua, yaitu :
-          Eksplisi : pernyataan jelas dan detail
-          Implisit : Pernyataan secara umum

Klasifikasi asersi :
a.       Keberadaan atau keterjadian (existence or accurrence)
Akankah aktiva atau hutang ada pada tanggal tersebut
b.      Kelengkapan (completeness)
Semua transaksi seharusnya disajikan pada laporan keuangan
c.       Hak & Kewajiban (right & obligation)
Berhubungan dengan aktiva perusahaan (hak) dan hutang (kewajiban)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar