Menurut (Agoes,
2004), Auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan
sistematis oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah
disusun oleh manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti
pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran
laporan keuangan tersebut.
Laporan
Keuangan yang harus diperiksa terdiri dari :
- Neraca
- Laporan L/R
- Perubahan Modal
- Arus Kas
- Catatan atas laporan keuangan
Catatan-catatan
pembukuan :
- Buku besar
- Buku pembantu
- Buku harian
Bukti-bukti
pendukung :
- Bukti catatan kas
- Voucher
- Faktur penjualan
Dokumen lain
yang diperiksa :
- Notulen rapat direksi dan pemegang saham
- Perjanjian kredit
Pemeriksaan dilakukan oleh pihak
yang independen yaitu akuntan publik. Independen berarti tidak mempunyai
kepentingan tertentu di perusahaan tersebut atau mempunyai hubungan khusus.
Akuntan publik harus independen karena merupakan orang kepercayaan masyarakat,
harus bekerja secara objektif tidak memihak dan melaporkan apa adanya.
KAP
(Kantor Akuntan Publik) yang termasuk dalam big 4 antara lain :
a. E
& Y
b. Delloit
c. PWC
d. KPMG
Tujuan dari KAP tersebut adalah :
-
Mengaudit
-
Jasa pajak
-
Jasa konsultasi manajemen
-
Jasa akuntan dan banking

- Lembaga
yang menaungi publik adalah IAPI (Insitute Akuntansi Publik Indonesia)
- Lembaga
yang membuat aturan-aturan audit adalah DSPAP (Dewan Standar Profesional
Akuntan Publik)
- Lembaga
yang sebagai standar internasional adalah GAAS (General Accepted Audited
Standar)
- Lembaga
yang membuat kode etik publik adalah IAI (Ikatan Akuntan Indonesia)
Kode etik IAI ada 4, terdiri dari :
a. Prinsip
Etika
b. Aturan
Etika
c. Interprestasi
aturan etika
d. Tanya
jawab
Prinsip
etika terdiri dari :
o
Integritas : Harus adil dan berterusterang
dalam menjalankan praktiknya
o
Objektifitas : Tidak berpihak disatu
sisi
o
Kompetensi profesional dan kecermatan
o
Kerahasiaan
o
Perilaku profesional
Asersi merupakan pernyataan
manajemen yang terkandung di dalam komponen laporan keuangan. Asersi dibagi
menjadi dua, yaitu :
-
Eksplisi : pernyataan jelas dan detail
-
Implisit : Pernyataan secara umum
Klasifikasi asersi :
a. Keberadaan
atau keterjadian (existence or accurrence)
Akankah
aktiva atau hutang ada pada tanggal tersebut
b. Kelengkapan
(completeness)
Semua
transaksi seharusnya disajikan pada laporan keuangan
c. Hak
& Kewajiban (right & obligation)
Berhubungan
dengan aktiva perusahaan (hak) dan hutang (kewajiban)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar